Bab 05 · Gudang
Stok
Halaman untuk memantau jumlah stok setiap barang per cabang secara real-time, menelusuri riwayat pergerakannya, menjalankan operasi stok, dan mencetak barcode. Dibutuhkan setiap kali ingin mengecek ketersediaan barang atau memeriksa nilai persediaan.
Pengertian
Menu Gudang → Stok menampilkan jumlah persediaan setiap barang di masing-masing cabang. Angka stok tidak diisi manual — sistem memperbaruinya otomatis setiap kali ada pembelian, penjualan, retur, mutasi, penghapusan, atau stok opname.
Dari halaman ini Anda juga bisa menelusuri riwayat pergerakan stok sebuah barang, membuka detail barang, menjalankan operasi stok (pembelian atau opname), serta mencetak barcode untuk label fisik.
Fitur Utama
- Menampilkan daftar barang beserta jumlah stok per cabang, harga beli, harga jual, dan tanggal kedaluwarsa.
- Total kuantitas stok ditampilkan di bagian atas daftar (Total Kuantitas Stock).
- Filter pencarian: cabang, Jenis Stok, kategori & sub kategori, brand & sub brand, warna & sub warna, ukuran SPH/CYL/ADD, nama barang, serta rentang harga beli dan harga jual.
- Riwayat pergerakan stok per barang, lengkap dengan harga pokok dan nilai kumulatif.
- Operasi stok pada barang yang dipilih: Pembelian, Stok Opname, dan Tampilkan Barcode.
Langkah Penggunaan
Melihat data stok
Buka menu Gudang → Stok, lalu atur filter di bagian atas untuk menampilkan data yang diinginkan.
Tampilan: Menu Gudang
Pilih Cabang, lalu tentukan Jenis Stok:
- Tampilkan Barang yang Tersedia di Stock — hanya barang dengan stok lebih dari 0 (pilihan default).
- Tampilkan Barang yang Perlu Dipesan — barang dengan stok 0 atau minus, yang perlu dibeli ulang.
- Tampilkan Semua Barang — seluruh barang tanpa memandang jumlah stok.
Lengkapi filter lain bila perlu (kategori, brand, warna, ukuran, nama, atau rentang harga), lalu tampilkan hasilnya. Daftar stok muncul dengan kolom ID, Nama, Harga Beli, Harga Jual, Cabang, Stock, dan Tanggal Kadaluarsa.
Tampilan: Daftar Stok Barang
Catatan: Kolom Harga Beli dan Harga Jual hanya tampil bagi pengguna yang punya izin melihat harga tersebut.
Melihat detail barang
Klik nama barang pada tabel untuk membuka jendela detail barang, berisi kode, nama, kategori & sub kategori, brand & sub brand, warna & sub warna, ukuran SPH/CYL/ADD, harga, dan keterangan.
Tampilan: Detail Barang
Melihat riwayat pergerakan stok
Klik tanda panah (>) di kolom pertama untuk membuka riwayat transaksi yang memengaruhi jumlah barang tersebut. Setiap baris menampilkan jenis transaksi (Terima Pembelian, Penjualan, Stock Opname, Penghapusan Persediaan, mutasi masuk/keluar), jumlah (+ atau −), harga pokok, dan nilai kumulatif persediaan.
Tampilan: Riwayat Pergerakan Stok
Warna hijau (+) = stok bertambah (pembelian, mutasi masuk, opname lebih). Warna merah (−) = stok berkurang (penjualan, mutasi keluar, retur, opname kurang).
Bila ada barang yang sudah terjual tetapi belum dipenuhi, sistem menandainya sebagai Buffer Stock — jumlah ini masih tercatat sebagai stok tetapi belum benar-benar tersedia untuk dijual.
Harga pokok & nilai persediaan (metode FIFO)
Lensiro menghitung nilai stok dengan metode FIFO (First In, First Out) — barang yang pertama masuk dianggap terjual lebih dulu. Dengan begitu nilai persediaan dan Harga Pokok Penjualan (HPP) mengikuti urutan harga beli yang sebenarnya.
Contoh pergerakan pembelian sebuah barang:
| No | Transaksi | Jumlah | Harga Pokok/Unit | Total Nilai | Nilai Kumulatif | Sisa Stok |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1–4 | Pembelian | 5 (×4) | 1.100.000 | +5.500.000 | 22.000.000 | 20 |
| 5 | Pembelian | 10 | 1.200.000 | +12.000.000 | 34.000.000 | 30 |
| 6 | Pembelian | 1 | 1.300.000 | +1.300.000 | 35.300.000 | 31 |
Jika 24 unit terjual, FIFO mengambil dari batch termurah lebih dulu: 20 unit @ 1.100.000 + 4 unit @ 1.200.000 = Rp 26.800.000 (inilah HPP-nya). Sisa stok = 7 unit (6 @ 1.200.000 + 1 @ 1.300.000) senilai Rp 8.500.000.
- Harga Pokok = biaya modal per unit, dipakai menghitung HPP.
- Nilai Kumulatif = total nilai aset stok yang masih ada di gudang.
- Nilai persediaan sesudah penjualan = nilai sebelum − HPP = 35.300.000 − 26.800.000 = 8.500.000.
Menjalankan operasi stok
- Centang satu atau beberapa barang di daftar stok.
- Klik Lakukan Operasi.
- Pilih salah satu:
- Pembelian — membuka form order pembelian untuk menambah stok dari supplier.
- Stok Opname — membuka tugas opname untuk mencocokkan stok fisik dengan sistem (barang harus dari cabang yang sama).
- Tampilkan Barcode — menampilkan barcode barang terpilih untuk dicetak.
Tampilan: Menu Lakukan Operasi
Mencetak barcode
Setelah memilih Tampilkan Barcode dari menu operasi, sistem menampilkan label yang berisi nama barang, barcode (kode barang), dan harga jual. Klik Cetak untuk mencetaknya.
Tampilan: Cetak Barcode Barang
Barcode mempercepat input di menu Penjualan, Pembelian, dan Opname Stok menggunakan scanner.
Catatan & Tips
- Stok bersifat otomatis dan real-time; tidak bisa diubah langsung dari halaman ini.
- Untuk menambah stok gunakan Pembelian atau Mutasi Stok; untuk mengurangi gunakan Penjualan, Mutasi Stok keluar, Retur Pembelian, atau Penghapusan Persediaan.
- Menu Lakukan Operasi hanya muncul setelah ada barang yang dicentang.
- Operasi Stok Opname hanya bisa untuk barang dari satu cabang yang sama.

