Logo

POS Optik

Sistem POS Optik yang Paham Alur Kerja Toko Optik

POS optik berbeda dari mesin kasir biasa. Di toko optik, satu transaksi bisa melibatkan resep dokter, pemilihan frame dan lensa, DP karena lensa harus difaset dulu, lalu pelunasan saat kacamata jadi. Lensiro Max, sistem POS optik Lensiro, dibangun untuk alur ini — kasir, resep, pesanan produksi, dan inventory lensa terhubung dalam satu sistem berbasis cloud yang dipakai 90+ toko optik di Indonesia. Lihat halaman produk Lensiro Max untuk ringkasan platform, fitur, harga, dan cara mulai.

Kenapa Toko Optik Butuh POS Khusus?

POS retail umum dirancang untuk transaksi yang selesai di kasir: barang diambil, dibayar, selesai. Transaksi optik tidak seperti itu. Sebagian besar penjualan kacamata resep adalah pesanan — ada jeda antara pembayaran pertama dan serah terima, ada proses produksi di tengahnya, dan ada data resep yang harus akurat sampai ke ukuran PD, axis, dan addition.

  • Resep menempel di transaksi. Saat kasir membuat pesanan, resep pelanggan otomatis tertarik dari riwayat — tidak ada salin ulang dari kertas.
  • DP & pelunasan bawaan. Down payment, cicilan, dan pelunasan di cabang berbeda tercatat ke pesanan yang sama.
  • Status pesanan terlacak. Dari kasir Anda bisa lihat posisi setiap pesanan: menunggu lensa, proses faset, QC, siap diambil.
  • Stok lensa yang sebenarnya. Lensa -1.50 coating anti-radiasi merek X adalah item berbeda dari power -1.75 — inventory POS optik melacaknya per power, per coating, per merek.

Alur Transaksi di POS Optik Lensiro

  1. Pelanggan datang — kasir cari profil pelanggan atau buat baru; riwayat resep dan pembelian langsung terlihat.
  2. Input resep & pilih produk — resep baru dicatat atau resep lama dipakai ulang; frame dan lensa dipilih dari stok real-time.
  3. Pembayaran — tunai, transfer, kartu debit/kredit, atau QRIS (termasuk e-wallet lewat QRIS); bisa DP sebagian dengan sisa tercatat otomatis.
  4. Produksi terpantau — pesanan masuk antrean faset & QC 14 titik; setiap perpindahan status tercatat.
  5. Notifikasi & serah terima — pelanggan menerima kabar via WhatsApp saat kacamata siap; pelunasan dan serah terima menutup pesanan.

Cara Memilih Sistem POS Optik

Apapun pilihan Anda — Lensiro atau yang lain — periksa hal-hal ini sebelum berlangganan:

  • Apakah resep kacamata tersimpan per pelanggan dan bisa dipakai ulang di transaksi berikutnya?
  • Apakah pesanan dengan DP terlacak sampai pelunasan — termasuk jika pelanggan melunasi di cabang lain?
  • Apakah stok lensa dihitung per power dan coating, bukan sebagai satu item generik?
  • Apakah ada jejak status produksi (faset & QC) yang bisa dilihat kasir tanpa harus bertanya ke ruang produksi?
  • Apakah laporan penjualan bisa dipisah per kategori khas optik: frame, lensa, service, dan aksesoris?

Pertanyaan yang sama berlaku untuk toko satu cabang. Untuk toko seperti itu kami membuat Lensiro POS, aplikasi kasir optik untuk satu toko, yang bisa Anda coba sendiri: paket Tim 30 hari tanpa kartu.

Bandingkan Lensiro dengan POS lain →

Pertanyaan Umum tentang POS Optik

Apa itu sistem POS optik?

Sistem POS (point-of-sale) optik adalah sistem kasir yang dirancang khusus untuk toko optik. Selain fungsi kasir standar (transaksi, struk, laporan penjualan), POS optik menangani hal-hal yang tidak ada di POS biasa: pencatatan resep kacamata, pesanan produksi dengan DP & pelunasan, status faset & QC, dan inventory lensa per power. Semua transaksi terhubung ke profil pelanggan beserta riwayat resepnya.

Apa bedanya POS optik dengan aplikasi kasir optik?

Istilah yang mirip dan sering dipakai bergantian. 'Aplikasi kasir optik' biasanya merujuk ke sisi kasirnya saja, sedangkan 'sistem POS optik' mencakup rangkaian yang lebih luas: terminal kasir, dashboard pemilik, koneksi ke inventory dan produksi, serta perangkat pendukung (printer struk, barcode scanner). Di Lensiro keduanya adalah satu sistem yang sama.

Perangkat apa saja yang dibutuhkan untuk POS optik?

Minimal: satu perangkat dengan browser (laptop, PC, atau tablet) dan koneksi internet. Opsional namun disarankan: printer thermal untuk struk, barcode scanner untuk input produk cepat, dan cash drawer. Lensiro berjalan di browser sehingga tidak perlu komputer khusus atau instalasi software.

Berapa harga sistem POS optik?

Lensiro POS untuk satu toko mulai Rp 0 (Solo Rp 69.000, Tim Rp 199.000 per bulan); Lensiro Max untuk cabang pertama mulai Rp 382.500/bulan dibayar tahunan (Rp 4.590.000/tahun), atau Rp 450.000 bayar bulanan; cabang tambahan mulai Rp 255.000/bulan dibayar tahunan, atau Rp 300.000 bayar bulanan. Tidak ada biaya instalasi, dan bayar bulanan tidak terikat kontrak tahunan.

Apakah POS optik cocok untuk toko kecil dengan satu kasir?

Ya. Justru di toko kecil, satu orang sering merangkap kasir, pencatat resep, dan penerima pesanan faset — POS optik menggabungkan ketiganya jadi satu alur sehingga tidak ada yang terlewat. Sistem ini kemudian tumbuh bersama toko Anda saat menambah staf atau membuka cabang.

Lihat POS Optik Lensiro Bekerja

Demo gratis 30 menit. Bawa contoh alur transaksi toko Anda, kami tunjukkan bagaimana Lensiro menanganinya.

Jadwalkan Demo Gratis

Lensiro POS untuk kasir satu toko optik, Lensiro Max untuk seluruh bisnis optik.

Fitur

Solusi

Perusahaan

© Lensiro. Hak cipta dilindungi.