Bab 09 · Laporan
Laporan Hutang Pembelian
Menampilkan sisa kewajiban pembayaran ke supplier, dikelompokkan per supplier lengkap dengan umur hutang dan tanggal jatuh tempo. Dipakai bagian keuangan untuk menjadwalkan pembayaran dan menghindari keterlambatan.
Pengertian
Laporan Hutang Pembelian menampilkan sisa kewajiban pembayaran kepada supplier dari order pembelian yang belum lunas. Data dikelompokkan per supplier, sehingga mudah melihat siapa yang masih harus dibayar dan seberapa besar.
Laporan ini membantu bagian keuangan menjadwalkan pembayaran, memantau hutang yang lewat jatuh tempo, dan menjaga keseimbangan arus kas.
Fitur Utama
- Mengelompokkan hutang per supplier, dengan baris yang bisa dibuka untuk melihat rincian tiap order (tanggal order, tanggal terima, jatuh tempo, nomor faktur, umur hutang, dan hari lewat tempo).
- Menghitung total nilai, total terbayar, sisa hutang, dan persentase pelunasan tiap supplier.
- Menampilkan analisis umur hutang: nilai yang belum jatuh tempo dan yang sudah lewat jatuh tempo.
- Menyaring laporan berdasarkan cabang dan supplier.
- Mengekspor hasil ke CSV dan mencetak laporan (perlu izin ekspor).
Langkah Penggunaan
- Masuk ke menu Laporan → Hutang Pembelian.
- Tentukan Periode laporan (secara bawaan 30 hari terakhir).
- Atur filter seperlunya:
- Cabang — cabang tempat transaksi dilakukan (memilih cabang lain butuh izin).
- Supplier — hutang ke pemasok tertentu (opsional).
- Klik Buat Laporan untuk menampilkan daftar hutang.
Hasil Laporan
Setiap baris mewakili satu supplier:
| Kolom | Keterangan |
|---|---|
| Supplier | Nama pemasok |
| Jumlah Order | Banyaknya order yang masih terkait hutang |
| Total Nilai | Total nilai seluruh order supplier tersebut |
| Total Terbayar | Jumlah yang sudah dibayarkan |
| Sisa Hutang | Nilai yang masih belum dilunasi |
| Progress | Persentase pelunasan (0–100%) |
| Paling Telat | Tanggal jatuh tempo tertua yang sudah lewat, beserta jumlah hari telat |
Buka sebuah baris untuk melihat rincian per order: ID order, tanggal order, tanggal terima, jatuh tempo, nomor faktur, status item, status bayar, total, terbayar, sisa, umur hutang, dan hari lewat tempo. Klik ID atau nomor faktur untuk membuka detail order.
Di atas tabel ada ringkasan otomatis: Total Hutang, Total Terbayar, Lewat Jatuh Tempo, Jumlah Order, Jumlah Supplier, dan Rata-rata Umur Hutang. Ada pula dua kotak analisis umur hutang: Belum Jatuh Tempo dan Telat (Lewat Jatuh Tempo).

Tampilan: Laporan Hutang Pembelian di Lensiro
Catatan & Tips
- Pakai kolom Paling Telat dan kotak Telat (Lewat Jatuh Tempo) untuk memprioritaskan pembayaran yang paling mendesak.
- Bandingkan dengan Laporan Pembelian untuk memastikan nilai hutang cocok.
- Cocok dipakai divisi akuntansi dan keuangan saat menjadwalkan pembayaran supplier secara berkala.

